Senin, 07 Agustus 2017

Pulang Kala Senja

Senja sebentar lagi akan berganti gelap
Warna jingganya sedikit demi sedikit memudar

Jalan raya menjadi padat
Lomba berlomba untuk segera pulang sebelum Adzan Maghrib dikumandangkan

Sayup kudengar celoteh orang-orang berkendara
Ada yang membicarakan politik saat ini hingga gaya berbusana masa kini.

Di benakku...
Tentu saja kembali mengingatmu
Pembicaraan intim kita melepas hari
Dan itulah alasanku juga ingin segera pulang

p.s: berjejal dijalan dengan kamu yang ada di pikiranku

Selasa, 01 Agustus 2017

Berlibur (Part 2)

Tahun ini merupakan tahunku untuk kembali ke Samarinda.

video

Song : Vakansi by White Shoes and The Couples Company

Perjalanan kali ini dimulai dengan delay-nya pesawatku selama 1 jam 30 menit. Ini sudah kedua kalinya aku pergi kekota asalku sendiri. (baca: http://baladaakusigigitonggos.blogspot.co.id/2014/08/berlibur.html)

OK dimulai di hari pertama, aku tiba di Bandara Balikpapan sekitar jam 16:00 WITA. Dijemput dengan om dan tenteku memakan waktu kurang lebih 2.5jam sampai dirumahnya. Jadi waktuku cukup tersita sama jalanan Balikpapan – Samarinda yang dikelilingin sama hutan dan bukit-bukit.



Di hari-hari berikutnya aku ada mampir kebeberapa tempat dan tentu aja makan semua makanan yang udah masuk di "LIST WAJIB MAKAN"
Contohnya:

- Ada pentol (baso) goreng yang super yummy karena ditambah bumbu kacang yang super pedes


- Pentol Bakar yang ga kalah enak karena rasa kecapnya yang udah meresap

- Nasi Goreng saus merah dengan rasa khas Kalimantan, ditambah telur ceplok setengah matang, irisan ampela hati dan suiran ayam.



- Pisang Gapit yaitu pisang dibakar setengah matang dan ditambah bumbu yang manisnya pas



- Nasi Kuning yang dijamin akan beda rasanya kalau makan asli dari sana, rasanya bener-bener bikin nagih !



- Bihun putih tanpa kecap tapi soal rasa, Luar Biasa ! ditambah dengan rasa sambelnya yang bikin tambah nikmat.



- Sanggar cempedak yang ga ada duanya !

- Gorengan-gorengan (sanggar, tahu, ote-ote dan untuk-untuk) yang beda karena rasa sambel petisnya yang super bikin kangen




- Nasi campur Bu Sum yang ada di daerah Kinibalu ini, super enak dan bikin kenyang banget !
Lauknya lengkap dan rasa ayam gorengnya sih nikmat banget...


- Ayam goreng banjar dengan 2 macem sambel yang enak banget kalau di gabungin jadi satu. Oh iya khusus yang ini kita disuguhin sama sayur asem khas banjar yang walaupun bening tapi ga kalah sama rasa sayur asem biasanya dan juga sambelan hati ampela yang bikin nambah terus.


- Dan yang paling ditunggu-tunggu adalah SOTO BANJAR yang rasanya mendunia dan salah satu alasan yang bikin pengen kembali lagi ke Samarinda.
Rasa autentik bumbu-bumbu yang diracik jadi satu dan ditambah dengan kuah yang kental, duh bikin kebayang-bayang!


Aku makan di warung Ali Sohor, tempat yang jauh dari kemewahan tetapi soal rasa sih boleh diadu sama restaurant-restaurant masa kini, oh ya harga per porsi sih standard yaa yaitu IDR 25,000 tapi bikin kenyang banget kok.


Ada beberapa makanan yang belum sempet aku makan, contohnya: buras dan es pisang didepan SMPku karena pada saat itu ga ada.

Nah selanjutnya aku akan membahas jalan-jalan kemana aja ya, sebenernya di Samarinda ga banyak tempat-tempat wisata. Tapi yang ga boleh dilewatkan yaitu musium di Tenggarong.
Buat pecinta musium pasti akan jatuh cinta banget sama isi-isi musiumnya. Karena isi sejarahnya yang lengkap banget dan bonusnya kalau abis dari musium bisa ke planetarium yang gedungnya persis disebelah musiumnya.

Sayangnya pas aku ke musium itu, sedang ditutup karena mempersiapkan Erau (via Wiki : https://id.wikipedia.org/wiki/Erau). Jadi aku hanya sempet berfoto didepan gedungnya aja :(





Setelah itu aku sempet keliling kota Tenggarong, dan berakhir di taman tepat di pinggir Sungai Mahakam
- Dari kejauhan keliatan jelas pulau Kumala, Pulau buatan yang bisa dikunjungi untuk sekedar berekreasi bersama keluarga




Lalu mari kita beralih ke tempat-tempat sentimental yang pernah jadi tujuanku di masa lalu
- Ini jalan menuju rumahku dulu, yang membedakan hanya gerbang yang dulu ada sekarang sudah ga ada lagi

- Masjid yang deket banget sama rumahku

- SMP ku dulu yang sudah banyak berubah


- SMK ku yang semakin besar

Sebenernya aku mau kasih liat bekas rumahku dulu, tapi mengingat ini bukan hakku lagi dan menjaga privacy pemilik yang baru jadi ga aku post disini.

Ketika aku lewat didepan bekas rumahku itu, aku sedih ngeliatnya. Sekarang rumah itu sudah bener-bener berubah, ga ada lagi pohon mangga yang kalau berbuah banyak banget.
(baca : http://baladaakusigigitonggos.blogspot.co.id/2010/03/pulang.html )

H-2 sebelum aku balik ke Jakarta, aku mampir ke pusat oleh-oleh yaitu Citra Niaga



- Dompet koin


- Kalung



Jadi kurang lebih seperti ini isi liburanku waktu kemarin di Samarinda...
Percaya ga percaya, selama 1 minggu setelah kembali ke Jakarta, perasaan rindu terbayang-banyang kota Samarinda sulit dihilangkan.

Semoga aku bisa kembali lagi kesana :)

p. s; Terima kasih untuk om tante sepupu-sepupu kecil, geng lampion, guru-guru SMK 3, Geng the Ontonkz, dan kawan-kawan yang membuat betah disana. 

Sampai Jumpa lagi... 

Senin, 24 Juli 2017

Terlalu Biru

Aku baru saja kembali dari kota lamaku
Kota yang sudah ku anggap kota asalku

Terasa kosong, aku kembali disini
Terasa sepi, aku kembali disini
Terasa hampa, aku kembali disini

Aku ingin terbang kembali kesana
Menghabiskan hari-hariku

Merasakan terik matahari yang membuat legam
Menanti senja kita
Menatap bersama lampu-lampu di puncak kota

Aku rindu kamu, kalian dan kita 

p.s: ini menjadi setengah misteri bagiku, semua semangatku serasa habis dan tidak kembali ketika ada dikota ini. 
Mau menelaah tetapi terlalu biru :(

Senin, 03 Juli 2017

Hari Raya... Sepi

Entah ini hari raya keberapa aku tidak ditemani tawa

Aku hanya duduk melihat ke arah luar...
Berharap dia datang menjemputku

Aku tau itu semu
Tapi setidaknya pikiranku tidak kelu

Lagi-lagi air mataku turun tidak dapat ditahan
Usaha memikirkan hal bahagia serasa percuma

Aku hanya duduk melihat ke arah luar...
Berharap dia datang menemaniku

Sampai penutup hari, aku berpikir suamiku lebih beruntung.
Dia tidak pernah merasa dibuang di sisa hidupnya

P.s : ibu yang diabaikan anaknya di panti werdha

Minggu, 25 Juni 2017

Bhumi dan semestanya

Canting berjanji akan melepas Bhumi
Mengikhlaskannya pergi...

Canting pernah berkata
"Jika harus melepaskan Bhumi... aku pasti akan merasa kosong"

Tidak terasa memang waktu tidak menunggu Canting dan Bhumi untuk bersatu
Dan takdir pun sudah digariskan lain dari yang diharapkan

Memang seperti itu...

Tetapi Meratap
Meraung
Menangis
Berhasil tidak dilakukan oleh Canting

"Biar dia menyatu dengan semestanya..."

P.s : Ini seperti batas akhir perjalanan dengannya dan biasanya aku membenci mengucapkan ini... tapi untuknya Selamat Tinggal memang tepat.
-Untuk Poe-

Hari Kemenangan

Rasa syukur tidak terhingga...
Akhirnya bertemu lagi dengan Hari Kemenangan...

Bahagia dan sedih
Bahagia mesasakan hari ini
Tetapi harus menunggu lagi Ramadhan berikutnya

Selamat merasakan kemenangan

Sabtu, 17 Juni 2017

Jatuh Cinta

"Aku jatuh cinta"

"Dengan siapa? Mengapa tidak kau sebarkan berita bahagia ini sama seperti lainnya"

"Hahaha... aku bukan orang penting"

"Walaupun bukan tetapi hal ini bisa menjadi hal yang menarik"

"Untuk apa? Aku dan dia sudah cukup... Aku pun lebih bahagia jika disimpan sendiri... sama seperti bulan tidak memberitahu matahari jika tadi malam bintang bersinar terang untuknya"